Deskripsi


Monograf ini mengulas bagaimana transformasi digital mengubah model bisnis perbankan syariah Indonesia sekaligus menegaskan bahwa kinerja tidak cukup dinilai dari profitabilitas, tetapi juga dari kontribusi keberlanjutan yang konsisten dengan maqāṣid al-syarī‘ah dan SDGs. Berbasis pendekatan institusional dan Resource-Based View, buku ini menelaah peran tekanan regulatif, normatif, dan mimetik dalam mendorong adopsi digital serta dampaknya terhadap inklusi dan kinerja finansial. Melalui Digital Mediation Framework, pembahasan menjembatani relasi antara tekanan institusional, digitalisasi, dan hasil kinerja. Bagian konseptual memperkenalkan Digital Sustainability Framework berbasis kerangka Digital Profit Sustainability (DPS), disertai Digital Sustainability Index (DSI) untuk menilai kapabilitas digital, performa keuangan, kepatuhan syariah, dan dampak keberlanjutan. Monograf ini juga menawarkan penguatan Digital Shariah Governance, sinergi ekosistem bank–fintech–regulator, serta peta jalan Syariah Digital Banking 2030 yang menekankan kepatuhan, inovasi, dan keberlanjutan sebagai pijakan daya saing.
Scroll to Top