Deskripsi


Monograf ini mengulas bagaimana transformasi menuju ekonomi hijau membutuhkan integritas agar agenda keberlanjutan tidak menjadi sekadar simbol. Berbasis luaran Penelitian Dosen Pemula (PDP) Tahun Anggaran 2025, buku ini mengaitkan teori Fraud Hexagon dengan akuntansi hijau sebagai perangkat pelaporan dan nilai etika, lalu merumuskannya dalam Sustainable Financial Integrity Model yang menempatkan transparansi, akuntabilitas, etika, dan kepercayaan publik sebagai output. Disusun dalam 19 bab, pembahasan bergerak dari evolusi teori fraud, fondasi green accounting, hingga strategi implementasi, studi kasus, dan rekomendasi kebijakan yang relevan bagi konteks Indonesia. Buku ini ditujukan bagi akademisi, auditor, regulator, dan manajer yang membutuhkan kerangka praktis sekaligus konseptual untuk menekan peluang fraud sambil memperkuat tata kelola keuangan berkelanjutan.
Scroll to Top